Buka lapak begitu awalnya kira kira pembicaraan penyuluh bp3k Kec. Wolasi pada pertemuaan santai kami (AgFor) dengan para pihak  di Kantor BP3K  juga obrolan ringan bersama Pak mahmud (seorang penyuluh Desa Aunupe) ikut merumuskan seperti apa pemasaran hasil pertaniaan organik yang bisa difasilitasi dan dibangun secara bersama.  Tentunya hal ini, perlu diacungkan jempol bagi para penyuluh peduli dan cepat tanggap guna merintis di lokasi desa pinggir jalan salh satunya Desa Mata Wolasi. Berdasarkan keterangan salah seorang warga (Emy,40 th) bahwa lapak tersebut untuk tempat kami berjualan hasil bumi, makanan olahan dan sayur organik. Awalnya pada bulan mei yang lalu lapak ini dibangun atas prakarsa Bp3K bersama gapoktan Desa Mata Wolasi mewujudkan lapak ini sebagai tempat berjualan warga petani dari hasil lahan dan hutan.

Pada waktu tertentu saja pedagang dan pembeli banyak melakukan jual beli seperti bulan ramadhan tahun ini. Para pedagang lapak berharap adanya bantuan lain berupa meja untuk menajajakan lebih banyak lagi barang yang akan mereka jual. Sementara masih mengandalkan alas paltik dan tikar untuk berjualan. Namun semangat mereka berjualan sudah ditunjukan oleh para ibu -ibu sebagia istri petani untuk menjual hasil bumi dan sekitar sesuai tema lapak untuk mensejahterakan dengan memanfaatkan peluang tanah  di pinggir jalan utama kota konawe selatan ke kendari juga arus balik yang begitu ramai sehingga menambah pendapatan petani lokal secara langsung.

Ditempat terpisah pihak penyuluh sudah membahas akan dibuatnya warung hasil olahan pertaniaan dan organik yang sifatnya pemberdayaan kepada keluarga petani dengan menempatkan di jalan utama lokasi di desa yang memiliki akses penjualan sayuran. Sehingga ekonomi mikro didesa betul betul bisa terwujud dengan menciptakan lapak -lapak hasil pertaniaan dan hutan dari desa nya maupun desa tetangga, mislanya jeruk, ubi, talas, sayuran , beras merah organik , jamur dan madu.  Tentunya harapan kedepan perhatiaan pihak pemangku kepentingan dalam hal ini pertaniaan , perkebunan dan kehutanan bisa berkolaborasi dalam memajukan usaha desa untuk memberdayakan petani kebun hutan ini.

Hegar ,2016